Bikin sistem produktivitas di Notion jadi lebih rapi dengan menghubungkan kalender, tugas, dan proyek dalam satu sistem otomatis.
hardihanto.my.id– Notion dapat digunakan untuk membangun sistem produktivitas bagi pekerja mandiri atau tim yang hanya terdiri dari satu orang. Dengan menghubungkan kalender, pengelola tugas, dan sistem proyek, berbagai pekerjaan dapat dikelola dalam satu tempat.
Sistem ini memungkinkan tugas, jadwal, dan proyek saling terhubung sehingga perubahan pada satu bagian dapat langsung tercermin pada bagian lainnya.
Dikutip hardihanto.my.iddari Channel Youtube Productive Setups pada Senin 7 September 2026, berikut cara membuat sistem produktivitas sederhana di Notion.
1. Buat Database Tugas dan Kalender
Mulai dengan membuat halaman baru di Notion dan beri nama Dashboard. Setelah itu, ketik /database dan pilih Table view database untuk membuat database tugas.
Pada database tersebut, gunakan kolom utama untuk menuliskan nama tugas. Tambahkan properti Date untuk menentukan jadwal dan Checkbox untuk menandai tugas yang sudah selesai.
Agar daftar tugas tidak terlalu penuh, buka pengaturan database, pilih Group, kemudian kelompokkan berdasarkan Checkbox. Tugas yang sudah selesai akan dipisahkan dari tugas yang masih dikerjakan.
Selanjutnya, buat ruang di bagian atas halaman dan ketik /calendar view. Pilih Link to existing data source, lalu hubungkan kalender dengan database tugas yang sudah dibuat.
Pada pengaturan kalender, ubah tampilan dari bulanan menjadi mingguan agar jadwal lebih mudah dipantau. Karena kalender terhubung langsung dengan database tugas, kartu tugas juga dapat dipindahkan ke hari lain dengan sistem drag-and-drop. Tanggal pada database akan ikut berubah secara otomatis.
2. Buat Database Proyek dengan Gallery View
Setelah sistem tugas dan kalender selesai, buat database khusus proyek. Ketik /gallery view di bagian bawah halaman, kemudian beri nama database tersebut Projects.
Agar tampilannya lebih sederhana, buka pengaturan tata letak dan ubah ukuran kartu menjadi Small. Atur juga Card preview menjadi None sehingga kartu tidak menampilkan gambar.
Properti bawaan yang tidak diperlukan, seperti Created dan Tags, juga dapat dihapus agar tampilan proyek lebih minimalis.
3. Hubungkan Tugas dengan Proyek
Agar setiap tugas dapat dikaitkan dengan proyek tertentu, tambahkan properti Relation pada database tugas.
Hubungkan properti tersebut dengan database Projects dan gunakan hubungan dua arah atau two-way relation. Setelah terhubung, setiap tugas akan memiliki menu drop-down untuk menentukan proyek yang berkaitan dengannya.
Dengan cara ini, tugas yang berbeda dapat dikelompokkan berdasarkan proyek tanpa perlu membuat database tugas terpisah untuk setiap proyek.
4. Buat Template Proyek Otomatis
Membuat daftar tugas baru secara manual setiap kali memulai proyek dapat memakan waktu. Untuk mengatasinya, gunakan fitur template pada database proyek.
Pada database Projects, klik tanda panah di sebelah tombol New, kemudian pilih New Template dan beri nama New Project.
Di dalam template tersebut, ketik /database dan pilih Link to existing database. Hubungkan dengan database tugas utama yang sudah dibuat.
Selanjutnya, tambahkan filter agar hanya tugas yang memiliki hubungan dengan proyek tersebut yang ditampilkan. Kelompokkan kembali tugas berdasarkan Checkbox sehingga tugas yang sudah selesai dapat dipisahkan.
Setelah template selesai, setiap proyek baru dapat dibuat menggunakan template New Project. Sistem akan otomatis menampilkan tugas yang relevan dengan proyek tersebut tanpa mencampurkannya dengan tugas dari proyek lain.
Terakhir, buka pengaturan kalender utama dan masuk ke bagian Property visibility. Aktifkan properti proyek agar nama proyek dapat terlihat langsung pada setiap tugas di kalender mingguan.
Dengan sistem ini, kalender, tugas, dan proyek dalam Notion dapat bekerja sebagai satu kesatuan. Pengguna cukup mengatur tugas dan proyek dari satu sistem tanpa harus mengelola masing-masing secara terpisah. ( hardihanto.my.id| Nindya Safa )






