nusantarasibernews.com— Prediksi pertandingan Persebaya Surabaya melawan Bhayangkara FC menjadi perhatian menjelang laga sengit di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2/2026) pukul 19.00 WIB. Pertandingan pekan ke-21 Super League 2025/2026 ini diperkirakan berlangsung ketat dengan hasrat besar dari kedua tim.
Persebaya Surabaya sedang dalam kondisi yang mengesankan setelah tidak pernah kalah selama lima minggu terakhir.
Green Forcemengumpulkan 13 poin dari empat kemenangan dan satu hasil imbang, menjadikan posisi mereka stabil di papan atas.
Poin tambahan tersebut membawa Persebaya Surabaya berada di posisi kelima klasemen dengan 35 angka dari 20 pertandingan.
Kemenangan melawan Bhayangkara FC akan memberi kesempatan untuk naik ke peringkat keempat serta menjaga jarak dari lawan-lawan di atasnya.
Sebaliknya, Bhayangkara FC belum menunjukkan stabilitas dalam lima pertandingan terakhir. Tim yang memiliki julukan The Guardian hanya meraih tujuh poin dari lima laga dengan dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.
26 poin yang diraih dari 20 pertandingan membuat Bhayangkara FC berada di peringkat kesepuluh dalam klasemen Super League 2025/2026.
Mereka memerlukan tambahan angka untuk menghindari tekanan dari posisi tengah sambil tetap menjaga peluang bersaing di zona yang lebih aman.
Meski memiliki keunggulan dalam performa, pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, tetap waspada terhadap kemampuan tim lawan.
Ia menilai Bhayangkara FC mengalami perubahan yang cukup besar setelah aktif berpartisipasi dalam bursa transfer tengah musim.
“Saya menganggap Bhayangkara FC merupakan salah satu klub yang mendapatkan banyak pemain dalam bursa transfer kali ini. Selain itu, terdapat juga pemain-pemain penting dari klub lain,” kata Bernardo Tavares.
Jika Anda ingat, mereka menggaet Moussa Sidibe, yang sebelumnya menjadi pemain penting di Persis Solo. Mereka juga mengangkat Privat Mbarga yang sebelumnya berlaga di Bali United.
Mereka mengajak Yamamoto dan pemain Jepang lainnya. Maka mereka memiliki banyak pemain baru yang tidak perlu menyesuaikan diri di Indonesia.
Sementara kami mengontrak pemain yang memerlukan penyesuaian. Maka mereka akan menjadi tim yang berbahaya. Jika Anda ingat, dalam pertemuan pertama kami bermain imbang 1-1 di sana.
“Nyaris memenangkan pertandingan, tetapi kebobolan gol di babak tambahan melalui umpan silang,” tambah mantan pelatih PSM Makassar.
Pernyataan Tavares tidak tanpa dasar, mengingat rekor pertemuan antara kedua tim tergolong ketat. Dalam lima pertemuan terakhir, Persebaya Surabaya meraih tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan atas Bhayangkara FC.
Pertemuan pertama musim ini pada 28 November 2025 berakhir dengan skor imbang 1-1 di kandang Bhayangkara FC. Sebelumnya, Persebaya Surabaya memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 pada 4 Februari 2024 dan 2-1 pada 8 Agustus 2023, serta 2-1 pada 23 Januari 2023.
Bhayangkara FC sempat memimpin 1-0 saat menghadapi Persebaya Surabaya pada 7 Agustus 2022. Data pertemuan ini menunjukkan bahwa laga antara kedua tim sering berlangsung dengan perbedaan yang sempit.
Konsistensi yang baik ditunjukkan oleh Persebaya Surabaya dalam lima pertandingan terakhir mereka. Mereka berhasil mengalahkan Bali United dengan skor 3-1, bermain imbang 1-1 melawan Dewa United, dan menang 3-0 atas PSIM Yogyakarta.
Selain itu, Persebaya Surabaya mengalahkan Malut United dengan skor 2-1 dan meraih kemenangan 1-0 di markas Madura United. Produktivitas gol serta ketangguhan lini belakang menjadi faktor utama dalam pemulihan tim.Green Force.
Di sisi lain, Bhayangkara FC kalah 1-2 dari Borneo dalam pertandingan terakhir mereka. Sebelumnya, mereka berhasil mengalahkan Malut United dengan skor 2-1 dan bermain imbang 1-1 melawan Persita.
The GuardianSempat kalah 1-4 oleh PSBS Biak sebelum akhirnya menang sempit 1-0 melawan Dewa United. Perubahan performa ini menjadikan konsistensi sebagai tantangan utama sebelum pertandingan ke Surabaya.
Persebaya Surabaya diperkirakan tetap memakai formasi 4-2-3-1 dengan Ernando Ari berada di bawah tiang gawang. Barisan belakang diisi oleh Catur Pamungkas, Risto Mitrevski, Leo Lelis, dan Jefferson Silva untuk menjaga keseimbangan.
Di lini tengah, Mihailo Perovic dan Rachmat Irianto memainkan peran sebagai pengatur alur pertandingan.
Sementara Gali Freitas, Francisco Rivera, dan Dimas Wicaksono mendukung lini serangan yang kembali mengandalkan ketajaman Perovic.
Bhayangkara FC mungkin tampil dengan formasi 4-3-3 dengan Aqil Savik sebagai kiper. Putu Gede, Nehar Sadiki, Slavko Damjanovic, dan Frenky Missa akan menjadi lini pertahanan utama.
Di lini tengah terdapat TM Ichsan, Moises Gaucho, dan Sho Yamamoto yang bertugas menjaga keseimbangan dalam pertandingan.
Lini depan Trio Privat Mbarga, Henri Doumbia, dan Moussa Sidibe siap menghadirkan ancaman melalui kecepatan serta kreativitas mereka.
Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo memberikan keuntungan khusus bagi Persebaya Surabaya. Dari sembilan pertandingan kandang terakhir, mereka hanya kalah satu kali, meraih lima kemenangan, dan tiga kali bermain imbang.
Dukungan para penggemar setia diharapkan menjadi tambahan semangat bagi Green Force. Gabungan tren positif, rekor kandang yang kuat, serta hasil pertemuan sebelumnya membuat Persebaya Surabaya lebih diunggulkan.
Ramalan skor Persebaya Surabaya melawan Bhayangkara FC menunjukkan kemenangan sempit tuan rumah.
Skor 1-0 atau 2-0 bagi Persebaya Surabaya merupakan kemungkinan terbesar jika melihat kinerja dan arah permainan kedua tim saat ini.











