⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Banner Header Atas
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Kunci Sukses Politik Jokowi dan Dedi Mulyadi Terungkap oleh Pakar


Nusantara Siber News


, JAKARTA — Analis politik Hendri Satrio mengamati bahwa gaya kepemimpinan antara Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terlihat serupa.


Menurut dia, kedua figur tersebut menunjukkan kesamaan dalam menggaet simpati masyarakat, baik melalui pemanfaatan dramatisasi maupun dengan strategi kebijakan yang lebih condong pada sentimen populer (“kepentingan orang awam”).

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Tengah Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang


Hensat, sebutannya, mengatakan bahwa baik Jokowi maupun Dedi Mulyadi sama-sama handal dalam seni berpidato dan menyampaikan pesan di media sosial yang menarik perhatian publik.


Persamaan antara Jokowi dan Dedi Mulyadi terletak pada penggunaan hobi yang disukai oleh sebagian warga negara Indonesia, yakni menikmati tayangan dramatis seperti serial televisi, drama, serta pertunjukan teater. Kedua tokoh tersebut benar-benar mengoptimalkannya. Oleh karena itu, hal ini senantiasa hadir.


storytelling


Yang diungkapkan oleh Jokowi dan Dedi Mulyadi,” jelasnya dalam pernyataan tertulis yang dirujuk pada hari Sabtu (10/5/2025).


Bukan hanya itu saja, ia mengatakan bahwa tindakan dan geraman Jokowi beserta Dedi Mulyadi di depan umum telah direncanakan untuk menarik perhatian kalangan tertentu agar memperoleh dukungan dari masyarakat luas.


Selanjutnya, dia menambahkan bahwa kedua belah pihak sering terlihat lebih rileks. Tidak seperti para sebelumnya mereka yang kebanyakan kaku dan berbirokrasi.


“Kedua belah pihak menunjukkan berbagai perbedaan dibandingkan dengan para petugas sebelum mereka. Mulai dari tampilan luar sampai cara berkomunikasi, kedua belah pihak mendapat keuntungan karena pendekatan yang lebih birokratis dan formal pada masa lalu menjadi kurang fleksibel, sementara ini terlihat lebih informal,” ujarnya.


Selanjutnya, Hensa juga menyoroti bahwa Jokowi dan Dedi Mulyadi lebih memprioritaskan keterdekatannya secara langsung dengan masyarakat daripada hanya fokus pada proyek-proyek abstrak.

Baca Juga  Debat Politik Berlanjut Tanpa Henti? Inilah Analisis Psikologisnya


Sebagai contoh, seperti program infrasturktur yang dicanangkan Jokowi serta pemberdayaan desa yang dilakukan Dedi Mulyadi, keduanya memberikan dampak langsung kepada publik.


Meskipun begitu, Hensa menyoroti bahwa gaya kepemimpinan tersebut cenderung mengabaikan visi jangka panjang. Bahkan, dramatisasi yang berlebihan pun dapat memblurkan intinya.


“Akan tetapi, tidak dapat dicegah, metode yang diterapkan oleh Jokowi dan Dedi Mulyadi ternyata berhasil dalam mempertahankan dukungan dari masyarakat umum, serta kapabilitas mereka untuk selalu ‘terhubung’ dengan rakyat memberikan pelajaran tersendiri,” demikian katanya menutup pembicaraan tersebut.

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Banner After Content
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *