⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Banner Header Atas
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Peringati 10 Muharram, Desa Karangharja Gelar Hajat Bumi: Gerebeg Tumpeng dan Santunan Anak Yatim Penuh Makna

Kepala Desa Karangharja ajak warga jaga tradisi, berbagi kepada anak yatim, dan lestarikan nilai gotong royong di momentum 10 Muharram.

Bekasi266 Dilihat

Bekasi, NUSANTARA SIBER NEWS – Dalam rangka memperingati 10 Muharram 1447 H, Pemerintah Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, menyelenggarakan acara Hajat Bumi bertema “Gerebeg Tumpeng dan Santunan Anak Yatim” pada Sabtu (5/7/2025). Kegiatan ini berlangsung di area Tanggul Kobak Bunder, Kampung Kobak Ceper, dan berhasil menyedot perhatian ratusan warga.

Acara yang sarat nilai keagamaan, budaya, dan sosial ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, ulama, perangkat desa, serta warga dari berbagai dusun. Rangkaian kegiatan dimulai dengan doa bersama sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT, dilanjutkan prosesi Gerebeg Tumpeng sebagai simbol kemakmuran dan keselamatan warga Desa Karangharja.

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Tengah Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Sukarma, selaku Kepala Desa Karangharja, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan 10 Muharram bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk mempererat solidaritas sosial dan meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh warga untuk terus menanamkan semangat gotong royong dan saling berbagi, terutama kepada anak-anak yatim yang merupakan bagian dari tanggung jawab kita bersama,” ujar Sukarma.

Sebagai puncak acara, dilakukan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim yang tersebar di wilayah Desa Karangharja. Bingkisan dan bantuan diberikan langsung oleh pihak desa, disambut haru dan kebahagiaan oleh para penerima manfaat.

Tidak hanya itu, suasana semakin semarak dengan hadirnya kuliner tradisional khas desa, terutama tumpeng yang merupakan hasil swadaya masyarakat. Tumpeng-tumpeng ini dibagikan secara simbolis kepada warga sebagai bagian dari tradisi sedekah bumi, bentuk rasa syukur atas hasil panen dan rezeki yang diperoleh sepanjang tahun.

Pemerintah Desa Karangharja berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilestarikan setiap tahunnya, sebagai bagian dari upaya membangun karakter masyarakat yang religius, peduli sosial, dan menghargai kearifan lokal. (Riki)

Baca Juga  Forkopimcam Pebayuran Adakan Rapat Koordinasi Penyelenggaran Pemilu Tahun 2024
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Banner After Content
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *